Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Analisis Teknis USDINR: Tarif Trump Kembali Jadi Sorotan Bersama Mahkamah Agung dan Iran

Analisis Teknis USDINR: Tarif Trump Kembali Jadi Sorotan Bersama Mahkamah Agung dan Iran

101 finance101 finance2026/01/14 09:47
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

GAMBARAN FUNDAMENTAL

USD:

Dolar AS melemah secara luas kemarin setelah data inflasi inti AS yang lemah, namun pergerakan awal akhirnya berbalik arah dan greenback kembali menguat. Sulit untuk menjelaskan aksi harga seperti ini, namun kita juga mendapatkan ancaman baru dari Trump terhadap Iran setelah laporan CPI AS yang membebani sentimen risiko dan bisa jadi menjadi alasan kembalinya penguatan dolar.

Dari segi penetapan harga pasar, para trader memperkuat taruhan pada pemotongan suku bunga The Fed dengan total pelonggaran hingga akhir tahun meningkat menjadi 54 bps dari 52 bps sebelum rilis CPI. Anggota The Fed terus mendukung sikap sabar dan bergantung pada data saat ini. Prospek untuk USD tetap netral/cenderung bearish untuk saat ini.

Hari ini, fokus akan tertuju pada kemungkinan keputusan Mahkamah Agung AS mengenai tarif Trump. Jika tarif dibatalkan, kita mungkin akan melihat sentimen risk-on secara umum sebagai reaksi awal dan ini bisa menekan Dolar AS dalam jangka pendek, sekaligus memberikan dorongan untuk Rupee India. Di sisi lain, jika tarif tetap diberlakukan, seharusnya tidak banyak perubahan karena pasar sudah terbiasa dengan tarif tersebut.

INR:

Rupee India tetap berada dalam tren struktural bearish terhadap Dolar AS, namun momentumnya tidak seagresif tahun lalu. Dugaan intervensi RBI mungkin membatasi kenaikan nilai tukar.

Tingkat inflasi tahunan terbaru India naik menjadi 1,33% pada bulan Desember dibandingkan 0,71% di bulan November. Angka ini masih jauh di bawah target RBI sebesar 4% namun lebih dekat ke batas bawah toleransi mereka di angka 2%. Trader tidak mengharapkan RBI akan kembali memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Februari.

Dari sisi perdagangan, para trader mengamati kemungkinan kenaikan tarif terhadap India setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif 25% pada negara mana pun yang berbisnis dengan Iran karena Presiden AS terus menekan rezim tersebut. India telah menjadi salah satu mitra dagang terbesar Iran dalam beberapa tahun terakhir, jadi para trader mewaspadai risiko eskalasi lebih lanjut.

ANALISIS TEKNIKAL USDINR – KERANGKA WAKTU HARIAN

USDINR - harian

Pada grafik harian, kita dapat melihat bahwa USDINR perlahan mendekati resistance kunci di sekitar level 90.40. Di situlah kita bisa mengharapkan para penjual masuk dengan risiko yang terukur di atas resistance untuk mengantisipasi penurunan kembali ke batas bawah channel. Di sisi lain, para pembeli akan menunggu harga menembus ke atas untuk meningkatkan taruhan bullish menuju batas atas channel di sekitar 92.00.

ANALISIS TEKNIKAL USDINR – KERANGKA WAKTU 4 JAM

USDINR - 4 jam

Pada grafik 4 jam, kita dapat melihat dengan lebih jelas aksi harga yang tidak menentu akhir-akhir ini, dengan pantulan di dekat support 89.70 saat para pembeli memanfaatkan penurunan dengan cepat setelah dugaan intervensi RBI. Sekarang kita mungkin akan terjebak dalam rentang antara support 89.70 dan resistance 90.40. Para pelaku pasar akan terus memperdagangkan rentang ini sampai terjadi breakout di salah satu sisi.

ANALISIS TEKNIKAL USDINR – KERANGKA WAKTU 1 JAM

USDINR - 1 jam

Pada grafik 1 jam, tidak banyak yang bisa ditambahkan di sini karena para pembeli akan mencari peluang beli di sekitar support 89.70 atau masuk saat terjadi breakout, sementara para penjual akan terus masuk di sekitar resistance atau menunggu breakout ke bawah.

KATALIS MENDATANG

Hari ini kita akan mendapatkan data Penjualan Ritel AS bulan November dan laporan PPI AS, jadi ini merupakan data lama. Pasar kemungkinan akan fokus pada kemungkinan keputusan Mahkamah Agung AS mengenai tarif Trump. Besok, kita akan mendapatkan angka terbaru Klaim Pengangguran AS.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!
© 2025 Bitget