Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Apakah Perkembangan Ini Menghambat Tren Kenaikan di Pasar Cryptocurrency? Analis Galaxy Digital Angkat Bicara

Apakah Perkembangan Ini Menghambat Tren Kenaikan di Pasar Cryptocurrency? Analis Galaxy Digital Angkat Bicara

BitcoinSistemiBitcoinSistemi2026/01/18 11:44
Tampilkan aslinya
Oleh:BitcoinSistemi

Penundaan rancangan undang-undang struktur pasar kripto, yang dijadwalkan akan dibahas di Senat AS, semakin memperdalam ketidakpastian regulasi, sehingga memberikan tekanan pada aset kripto dan saham terkait.

Direktur Riset Galaxy Digital, Alex Thorn, mengatakan bahwa keputusan Komite Perbankan Senat untuk menunda rapat tinjauan yang direncanakan terkait Crypto Market Structure Act menunjukkan adanya ketidaksepakatan besar antara Kongres dan industri mengenai isu-isu mendasar, terutama mekanisme hasil stablecoin dan regulasi DeFi.

Keputusan untuk menunda proses ini diambil hanya beberapa jam setelah CEO Coinbase, Brian Armstrong, menarik dukungannya terhadap rancangan undang-undang tersebut. Armstrong secara terbuka mengumumkan penolakannya terhadap ketentuan terkait sekuritas ter-tokenisasi, pembatasan DeFi, dan hasil stablecoin. Setelah itu, Ketua Komite Perbankan Senat, Tim Scott, mengumumkan penundaan sidang; namun, tidak ada jadwal baru yang dibagikan. Dengan Senat akan memasuki masa reses minggu depan, diskusi diperkirakan baru akan dilanjutkan paling cepat pada 26–30 Januari.

Menurut Thorn, teks draf dirilis larut malam dalam waktu hanya 48 jam, dan lebih dari 100 amandemen diusulkan. Munculnya poin-poin perdebatan baru hingga menit terakhir sangat menghambat tercapainya konsensus politik.

@media only screen and (min-width: 0px) and (min-height: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-d098b0a7-6bf7-478a-a0ee-0619d281a09c"] { width:320px; height: 100px; } } @media only screen and (min-width: 728px) and (min-height: 0px) { div[id^="wrapper-sevio-d098b0a7-6bf7-478a-a0ee-0619d281a09c"] { width: 728px; height: 90px; } }
window.sevioads = window.sevioads || []; var sevioads_preferences = []; sevioads_preferences[0] = {}; sevioads_preferences[0].zone = "d098b0a7-6bf7-478a-a0ee-0619d281a09c"; sevioads_preferences[0].adType = "banner"; sevioads_preferences[0].inventoryId = "709eacfd-152a-4aaf-80d4-86f42d7da427"; sevioads_preferences[0].accountId = "c4bfc39b-8b6a-4256-abe5-d1a851156d5c"; sevioads.push(sevioads_preferences);

Di pasar, aset kripto umumnya mengalami penurunan setelah berita penundaan tersebut. Bitcoin dan Ethereum turun sekitar 2% sepanjang hari, sementara saham-saham terkait kripto di AS juga mengalami tekanan jual. Saham Coinbase turun sebesar 6,5%, Robinhood turun 7,8%, dan Circle turun 9,7%.

Dalam analisanya, Thorn menyatakan bahwa meskipun ada kesepakatan luas terkait "struktur pasar", perbedaan politik besar muncul pada isu-isu non-inti tetapi sangat sensitif seperti hasil stablecoin, kepatuhan DeFi, dan pemberian kewenangan SEC atas sekuritas ter-tokenisasi. Thorn menyimpulkan, "Perbedaan yang tampak memang tidak besar, namun jurang yang sebenarnya sangat dalam."

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!
© 2025 Bitget